Bandung Image Slide

Senin, 23 November 2009

GEDUNG SATE





Lokasi :
Jalan : Dipenogoro No. 22 Bandung
Kelurahan : Cihaurgeulis
Kecamatan : Coblong
Kota : Bandung
Provinsi : Jawa Barat



Keterangan :
Gedung Sate yang dibangun tahun 1920 dengan peletakan batu pertama oleh Nona Johana Catherine Coops (putri sulung Walikota Bandung, yaitu B. Coops) serta Nona Petronella Roelofsen yang mewakili Gubernur Jendral di Batavia. Bangunan ini merupakan karya monumental maestro hasil rancangan arsitek besar, yaitu Ir. Gerber dengan langgam arsitekturnya mengingatkan gaya bangunan Italia di jaman Renaissance. Bangunan ini memberikan kesan anggun, megah, dan monumental, yang penataan bangunannya selalu simetris, juga pemakaian elemen lengkungan yang berulang-ulang (repetisi) menciptakan ritme yang menyenangkan, indah, dan unik.
Bangunan Gedung Sate terpengaruh oleh arsitektur Hindu dan Islam. Pada dinding fasade depan terdapat ornamen berciri tradisional, seperti bangunan candi Hindu, sedangkan ditengah-tengah bangunan induk Gedung Sate, tegak berdiri menara dengan atap susun (tumpang) seperti Meru di Bali atau atap Pagoda. Sehingga bentuk bagunan ini menjadi unik bentuknya, yang merupakan perpaduan gaya arsitektur timur dan barat. Gaya seni bangunan yang memadukan langgam arsitektur tradisional Indonesia dengan kemahiran teknik konstruksi barat disebut Indo-Eropeesche architectuur Stijl atau gaya arsitektur Indo-Eropa. Pada puncak Gedung Sate terdapat enam tusuk sate yang menyimbul-kan enam juta Gulden yang dihabuskan sebagai biaya pembangunannya.
Selain itu Gedung Sate mempunyai nilai Historis dalam masa perang kemerdekaan, pada tanggal 3 Desember 1945 tujuh orang pemuda pejuang yang mempertahan-kan bangunan gugur melawan pasukan Ghurka yang datang menyerang, kini sebuah monumen peringatan bagi pahlawan yang gugur itu, tegak berdiri di depan Gedung Sate.
Bangunan pada mulanya berfungsi sebagai gedung Departemen Perhubungan dan Pengairan, dan sekarang dipergunakan sebagai Kantor Pusat Pemerintahan Jawa Barat. Gedung ini dapat dikatakn sebagai Lanmark Kota Bandung karena mempunyai bentuk bangunan yang khas dan kehadiran penampilannya sangat kuat. Sosok bangunan Gedung Sate dengan menaranya yang beratap susun kini menjadi simbol atau ciri visual Provinsi Jawa Barat.

Sumber : "Dokumentasi Bangunan Kolonial Kota Bandung" Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa barat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar